Polda Aceh dan PLN Perkuat Sinergi Amankan Proyek Strategis Ketenagalistrikan, Ini Fokus Utamanya
BANDA ACEH — Rapat koordinasi antara jajaran kepolisian dan pengelola kelistrikan itu berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh. Dari sisi kepolisian, Kapolda didampingi Wakapolda serta sejumlah pejabat utama seperti Dirsamapta, Dirpamobvit, Kayanma, dan Kasubbidsunluhkum Bidkum Polda Aceh. Sementara delegasi PLN dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP Sumatra Bagian Utara, didampingi Manager Perizinan dan Komunikasi, General Manager PLN UIP3B Sumatra, Senior Manager Keuangan dan Umum PLN UIP3B Sumatra, serta General Manager PLN UID Aceh.
Jaminan Keamanan untuk Kelancaran Proyek Vital
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi yang berkesinambungan. Polda Aceh berkomitmen mendukung penuh pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di tanah rencong.
"Pertemuan ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi, koordinasi, dan sinergi yang berkesinambungan antara Polda Aceh dan PT PLN (Persero), khususnya UIP Sumatra Bagian Utara, dalam mendukung penuh pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh," tegas Joko.
Stabilitas Keamanan Kunci Sukses Pembangunan Energi
Menurut Joko, dukungan pengamanan dari Polri merupakan faktor krusial bagi kelancaran pelaksanaan berbagai proyek strategis di sektor kelistrikan. Pengamanan ini memastikan seluruh rangkaian pekerjaan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Apresiasi tinggi pun disampaikan General Manager PLN UIP Sumatra Bagian Utara kepada Polda Aceh. Dukungan nyata yang diberikan selama ini dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah tersebut.
Mengapa Pengamanan Infrastruktur Listrik Begitu Vital?
Pihak PLN menilai stabilitas keamanan merupakan elemen vital yang menentukan kelancaran dan kesuksesan pembangunan berbagai proyek strategis energi. Tanpa jaminan keamanan yang solid, pengerjaan proyek yang melibatkan aset besar dan rantai pasok kompleks berpotensi mengalami hambatan.
Sinergi antara aparat keamanan dan BUMN ini diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek kelistrikan di Aceh. Pada akhirnya, keandalan pasokan listrik akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, aktivitas industri, dan kesejahteraan masyarakat di provinsi paling barat Indonesia tersebut.