Kawasan Wisata Bromo Dibuka Kembali Mulai 19 September 2026, Tiket Lama Tetap Berlaku
PROBOLINGGO — Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyatakan pembukaan kembali kawasan tersebut berdasarkan hasil evaluasi pascakebakaran yang menimbang tiga hal utama: keselamatan pengunjung, daya dukung ekosistem, dan roda ekonomi masyarakat lokal yang sempat terhenti.
"Kawasan Bromo kami nyatakan aman dan siap dibuka kembali. Pertimbangan utama kami adalah keselamatan pengunjung, daya dukung ekosistem, serta roda ekonomi masyarakat lokal yang sempat terhenti," kata Rudijanta, Sabtu (19/9/2026).
Operasi Terpadu Libatkan Lima Instansi dan Relawan
Pemadaman karhutla di kawasan konservasi itu melibatkan tim gabungan dari Kementerian Kehutanan, BB TNBTS, Manggala Agni, BNPB, BPBD, TNI/Polri, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).
Tim melakukan pemadaman, penyekatan, dan pembasahan titik api secara intensif hingga kondisi kawasan dinyatakan kondusif. Rudijanta menyampaikan apresiasi kepada relawan dan pelaku jasa wisata yang ikut menjaga kawasan selama proses penanganan.
Aturan Tiket: Jadwal Tidak Bisa Diubah, Uang Tidak Dikembalikan
BB TNBTS memberlakukan ketentuan khusus bagi wisatawan yang sudah mengantongi tiket masuk. Tiket kunjungan periode 19-30 September 2026 tetap sah dan dapat digunakan sesuai tanggal yang tertera tanpa perlu membeli tiket baru.
"Tiket yang sudah dibeli tidak dapat diubah jadwalnya maupun dikembalikan dalam bentuk uang," ujar Rudijanta.
Wisatawan yang hendak berkunjung di luar tanggal tertera pada tiket diminta menyesuaikan jadwal atau membeli tiket baru sesuai ketentuan yang berlaku.
Imbauan Kewaspadaan bagi Pengunjung dan Pelaku Usaha Wisata
BB TNBTS mengimbau seluruh pengunjung dan pelaku usaha wisata meningkatkan kewaspadaan selama berada di kawasan. Aktivitas yang berisiko memicu api diminta dihindari mengingat kondisi lahan yang baru saja terbakar.
"Momentum pembukaan ini diharapkan menjadi pengingat bersama untuk tidak melakukan aktivitas berisiko memicu api demi menjaga kelestarian keajaiban alam Bromo," pungkas Rudijanta.
Pembukaan kembali Bromo diharapkan memulihkan kembali kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan kembali usaha jasa wisata warga sekitar yang terdampak selama periode penutupan.